Memetik Hikmah dari Kisah Keteladanan Nabi Daud as.

Memetik Hikmah dari Kisah Keteladanan Nabi Daud as

Nabi merupakan manusia terpilih yang telah Allah SWT tetapkan sebagai penerima wahyu. Hanya saja, seorang Nabi tidak berkewajiban untuk menyampaikan wahyu sebagaimana seorang Rasul. Setiap kisah Nabi, terdapat pelajaran yang bisa dipetik. Salah satunya dari kisah keteladanan Nabi Daud as.

Sepenggal Sejarah Tentang Nabi Daud as.

Nabi Daud as. merupakan putra dari Isa yang masih dalam lingkup keturunan Bani Israil. Wafatnya Nabi Musa as, membuat Bani Israil kehilangan pemimpinnya. Kemudian diangkatlah seorang pemimpin bernama Thalut. Pada masa itu pula terdapat seorang raja kejam bernama Djalut.

Untuk melawan kekejaman serta dzalimnya Djalut, Thalut pun memimpin pasukan untuk melakukan peperangan. Kala itu, Nabi Daud as. masih dalam masa kanak-kanak. Meskipun demikian, beliau ikut pasukan perang bersama ketiga saudaranya atas perintah ayahnya.

Dengan berbekal batu kecil dan cambuk, Nabi Daud as. pun ikut dalam peperangan yang dipimpin Thalut. Raja Djalut menantang untuk melakukan duel satu lawan satu, Nabi Daud as. maju dan muncul di hadapannya. Melihat hal itu, Raja Djalut tidak bisa menahan tawa melihat prajurit kecil menghadangnya.

Tidak lama kemudian Nabi Daud as. pun melemparkan cambuk yang umumnya digunakan mengusir binatang. Serangan beliau membuat Raja kejam tersebut ambruk. Alhasil, Nabi Daud as. mengambil pedang Raja Djalut yang terjatuh dan digunakan untuk memenggal kepala raja yang kejam dan dzalim.

Pasukan Thalut pun sangat terpesona dengan keahlian yang dimiliki Nabi Daud as. dan menyambutnya dengan riang dan gembira. Selanjutnya, Thalut pun diangkat menjadi raja dan memimpin dengan penuh bijaksana. Sepeninggalnya Raja Thalut, kepemimpinan diberikan kepada Nabi Daud as. Selain itu, Nabi Daud as. diutus oleh Allah SWT sebagai Rasul.

Baca Juga  7 Mukjizat Para Nabi dan Rasul yang Membuktikan Kuasa Allah

Nabi Daud as. dianugerahkan kitab Zabur oleh Allah SWT. Beliau diberikan mukjizat suara yang indah. Siapa saja yang sedang sakit, lalu mendengarkan bacaan Zabur dari Nabi Daud as. maka sembuhlah dia.  Nabi Daud as. juga memiliki kekuatan tangan yang dapat melunakan besi tanpa menggunakan api.

Hikmah dari Kisah Keteladanan Nabi Daud as.

Banyak hikmah yang bisa dipetik dari kisah keteladanan Nabi Daud as. Setiap pelajaran yang diambil hendaknya menjadi acuan untuk bisa menjalani kehidupan yang sesuai syariat. Adapun hikmah yang bisa diambil dari kisah keteladanan Nabi Daud as. yakni sebagai berikut:

1. Memiliki Keberanian yang Besar

Dari sepenggal kisah Nabi Daud as. yang telah disebutkan sebelumnya, beliau memiliki keberanian yang besar. Meskipun masih prajurit kecil, beliau tida putus asa melawan Raja Djalut yang kejam. Dengan keyakinan sebagai modal utama yang dimilikinya, serta izin Allah SWT, Nabi Daud as. pun bisa mengalahkannya.

2. Rendah Hati dan Ikhlas

Keberanian yang dimilikinya membuat Nabi Daud as. berhasil mengalahkan Raja Djalut. Namun, hal ini tidak membuatnya sombong, melainkan penuh kerendahatian dan ikhlas dalam menerima berbagai hal. Selain itu, ketika beliau diberi posisi penting, Nabi Daud as. bergegas bermunajat kepada Allah SWT dengan mengasingkan diri ke gunung.

3. Senantiasa Bekerja Keras 

Mukjizat yang dimilikinya tidak membuat Nabi Daud as. menjadi sombong. Beliau senantiasa bekerja keras membuat baju besi sebagai pekerjaan utamanya. Meskipun hidup bergelimang harta. Nabi Daud as. tetap semangat untuk bekerja keras. Pada dasarnya setiap detik waktu harus diisi dengan kegiatan bermanfaat.

4. Meningkatkan Ibadah

Beliau berhasil menjadi pemimpin yang bijak dan dicintai rakyatnya. Harta dan tahta yang dimiliki Nabi Daud as. tidak membuatnya jauh dari Allah SWT. Ketika siang hari, beliau sibuk untuk berdakwah dan mengurus kerajaan. Adapun malamnya, beliau tidak lupa menghabiskan waktunya untuk beribadah.

Baca Juga  Begini Cara Menenangkan Bayi Menangis Menurut Islam yang Harus Diketahui Calon Ibu

5. Bersikap Bijak dalam Urusan Dunia dan AKhirat

Bukan hanya bijak dalam memimpin kerajaan, Nabi Daud as. senantiasa bersikap bijak dalam kehidupan dunia dan akhirat. Dalam kepemimpinannya, beliau mengajarkan nasihat penting untuk rakyatnya. Di antaranya senantiasa bermunajat terhadap Tuhannya, muhasabah diri, melakukan interaksi dengan orang lain serta menikmati hidup dengan batasan halal.

Nah, itulah hikmah yang bisa dipetik dari kisah keteladanan Nabi Daud as. Semoga setiap hikmah bisa dijadikan pelajaran berharga dan dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Hal demikian akan mengantarkan seseorang menjadi manusia yang lebih bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *