Cara Menghilangkan Rasa Malas Menurut Islam, Wajib Untuk Diketahui!

Cara Menghilangkan Rasa Malas Menurut Islam, Wajib Untuk Diketahui!

Dalam Islam, sifat malas adalah sifat yang paling ditentang dalam Al-Quran. Malas akan mendorong orang untuk menyia-nyiakan waktu, tidak menghasilkan apapun, dan penyesalan. Maka dari itu menjauhi sifat malas adalah hal yang penting. Lalu bagaimanakah cara menghilangkan rasa malas menurut Islam? Lantas apa yang akan didapat jika menguasai rasa malas?

Seperti pada surat An-Nisa ayat 142, bahwa sifat malas adalah sifat orang yang munafik. Orang munafik cenderung melakukan sesuatu tanpa keikhlasan (didasari rasa malas) karena tujuannya adalah pujian manusia sementara Allah mengetahuinya. Maka dari itu sebagai muslim, meninggalkan sifat malas adalah penting. Berikut adalah pedoman meninggalkan rasa malas berdasarkan Islam:

1. Haus Akan Ilmu

Seperti yang sudah ketahui bahwa ayat pertama kitab suci Al-Quran adalah perintah untuk membaca. Membaca adalah salah satu pedoman utama manusia untuk berilmu. Tentu saja tidak berhasrat akan ilmu adalah sifat dari malas. Dalam hadis hadis Sunan Ibnu Majah, Rasulullah bahkan bersabda bahwa menuntut ilmu adalah wajib bagi kaum Muslim.

Tidak berilmu akan membuat manusia tidak mengetahui banyak hal, berpikir pendek, mudah menghakimi, mudah tersinggung, serta mudah diperdaya. Tentu saja sifat-sifat itu sangat bertentangan dengan apa yang diajarkan Al-Quran. Sebagai umat muslim sudah sepantasnya untuk selalu giat belajar, membuka pikiran, dan membuka hati untuk setiap ilmu yang ada.

2. Menguasai Godaan Malam Hari

Seperti yang dikatakan dalam hadis HR. Bukhari no. 657, salat yang paling berat bagi orang munafik adalah sholat Subuh dan Isya. Waktu malam adalah waktu yang paling menggoda, karena di waktu tersebutlah segala hiburan ada. Mulai dari bermain gadget, tontonan sinetron hingga sepakbola dapat melalaikan manusia untuk salat Subuh dan Isya.

Baca Juga  Mengenai Ruh Bayi Meninggal Menurut Islam dan Orang Tua Yang Ditinggalkannya

Sholat Isya memiliki waktu yang paling panjang, yaitu dimulai sejak selesainya sholat Maghrib hingga masuknya sholat Subuh tetapi seringkali dilalaikan karena hiburan malam. Apalagi jika ada tontonan malam yang menyita waktu tidur seperti program sepakbola. Kurangnya tidur akan membuat rasa kantuk ketika hendak sholat Subuh dan meningkatkan rasa malas.

3. Meluangkan Waktu ke Masjid

Salat berjamaah memiliki keutamaan lebih dibanding salat secara mandiri. Umat muslim akan mendapat amalan dan pahala lebih, serta ampunan. Meskipun hingga kini belum ada kesepakatan pasti apakah salat berjamaah hukumnya sunnah atau wajib, tetapi seperti yang tertuang dalam QS. At Taubah ayat 18, ciri orang beriman adalah orang yang memakmurkan Masjid.

4. Bersedekah

Rasa malas bersedekah didasari oleh rasa sayang atau kecintaan berlebihan terhadap harta yang dimiliki. Dalam Surat Al-Baqarah ayat 268 dikatakan bahwa iblis menakut-nakuti manusia dengan kemiskinan sehingga mendorongnya untuk menjadi kikir. Harta adalah berkah sekaligus ujian bagi orang-orang yang memilikinya. Maka dari itu bersikap dermawan akan mengurangi kecintaan akan harta.

5. Bersosialisasi

Cara menghilangkan rasa malas menurut Islam berikutnya adalah dengan silahturahmi. Silahturahmi mendorong manusia berbuat baik. Sementara malas bersosialisasi biasanya didasari rasa cuek atau sifat anti-sosial. Padahal didalam Al-Quran, memutuskan tali silaturahmi adalah hal yang dilaknat oleh Allah. Dalam QS. Muhammad: 22-23, Allah sangat melaknat orang-orang yang membuat kerusakan dan memutus silahturahmi.

Seseorang memutuskan silaturahmi biasanya karena memiliki pemikiran buruk terhadap orang lain entah karena kesalahan sebelumnya atau yang lainnya. Padahal sikap suudzon adalah salah satu dosa. Maka dari itu jika seseorang memiliki kesalahan, sebagai seorang muslim alangkah baiknya jika mau memaafkan. Lebih bagus lagi jika memaafkan sebelum orang tersebut meminta maaf.

Baca Juga  Ternyata Hemat dan Sederhana, Inilah 6 Rahasia Awet Muda Menurut Islam

Demikianlah cara menghilangkan rasa malas menurut Islam. Malas adalah sifat dari kemunafikan. Sebagai orang muslim hendaknya menghindari sifat tersebut. Dalam Islam ada satu Jihad yang lebih tinggi dari Jihad lainnya yaitu Jihad An-Nafs, Jihad untuk melawan diri sendiri sehingga memiliki kontrol akan diri. Inilah yang akan menjauhkan manusia dari kemunafikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *