Inilah Penjelasan Lengkap Mengenai Tata Cara Puasa Mutih 3 Hari

Inilah Penjelasan Lengkap Mengenai Tata Cara Puasa Mutih 3 Hari

Bagi masyarakat Jawa, puasa mutih bukan lah hal yang asing lagi. Puasa mutih biasa ditunaikan bagi calon pengantin, orang yang sedang mencari jodoh, hingga orang yang mempunyai usaha. Praktek berpuasa mutih ini, jauh beda dengan berpuasa ketika Ramadhan. Berikut tata cara puasa mutih 3 hari, beserta halangan dan kegunaannya yang wajib diketahui:

Inilah Tata Cara yang Bisa Dilakukan untuk Puasa Mutih

Berpuasa mutih memang ditunaikan berhari-hari, mulai dari tiga hari, seminggu, bahkan sampai empat puluh hari. Tata cara puasa mutih 3 hari ini, tentu beda dengan cara berpuasa seperti biasa. Berikut tata cara puasa mutih selama 3 hari:

1. Membaca Niat Berpuasa Mutih

Hampir mirip berpuasa dalam Islam, berpuasa mutih pun mempunyai bacaan niatnya sendiri. Niat berpuasa mutih mempergunakan bahasa Jawa, sebab berpuasa mutih memang bersumber dari Jawa. Untuk mendapati niat berpuasa mutih bisa mencarinya di internet, lalu baca ketika sahur berpuasa mutih.

2. Bangun untuk Sahur

Selanjutnya ialah melaksanakan sahur sebelum adzan Subuh, serupa puasa pada biasanya. Perbedaannya hanya pada menu makanan atau lauknya saja. Untuk berpuasa mutih lauknya cuma yang memiliki warna putih serta bening saja, seperti nasi putih dan juga air mineral. Garam masih diperbolehkan, karena mempunyai warna putih juga.

3. Berpuasa hingga Maghrib

Begitu adzan Subuh telah terdengar, maka berpuasa mutih pun dimulai. Sebenarnya ada beberapa versi dari berpuasa mutih ini. Ada yang tetap makan selagi siang, namun cuma menggunakan nasi dan air mineral. Beberapa ada pula yang tidak makan siang sama sekali, atau sama saat berpuasa Ramadhan. Untuk lebih meyakinkan, bisa bertanya kepada guru atau orang yang lebih tahu mengenai berpuasa mutih. Persamaan dari kedua versi itu adalah puasa mutih dilangsungkan sejak Subuh, hingga adzan Maghrib terdengar.

Baca Juga  Cara Menangkal Tuyul Menurut Islam agar Uang Tidak Dicuri

4. Berbuka dengan Lauk Berpuasa Mutih

Biasanya menu berbuka puasa sangat banyak dan beragam, namun tidak untuk berpuasa mutih. Menu berbuka puasa mutih tetap sama seperti selagi sahur, yakni nasi putih serta air. Supaya tidak terlalu hambar, bisa ditambahkan garam sedikit ke nasi putihnya.

5. Laksanakan Selama Tiga Hari

Tunaikan seluruh cara diatas berulang kali, selama 3 hari berturut-turut. Puasa mutih ditunaikan sesuai dengan hari yang telah diniatkan, bisa tiga hari, seminggu, atau empat puluh hari. Jangan lupa untuk selalu menuruti aturan berpuasa mutih dengan benar, atau berpuasa mutih akan gagal.

Larangan serta Kegunaan dari Berpuasa Mutih

Sesudah memahami perihal tata cara puasa mutih 3 hari, yang mesti diketahui selanjutnya ialah halangan dan kegunaannya. Larangan yang wajib dilalui selagi puasa mutih adalah memakan makanan sembarangan. Makanan serta minuman yang boleh dikonsumsi selagi berpuasa mutih, hanya nasi putih serta air putih saja. Boleh ditambahkan garam ke nasi putih, namun lauk lain tidak boleh. Jadi tidak boleh memakan sayur, buah, dan lauk apapun.

Minuman juga tidak boleh yang berasa dan berwarna, hanya boleh air mineral saja. Berpuasa mutih ditunaikan untuk sebuah hajat, bukan cuma untuk iseng saja. Orang Jawa percaya, dengan melakukan puasa mutih bisa melancarkan beberapa hal. Dipercaya bisa melancarkan rejeki dan usaha, dimudahkan mendapat jodoh, dan membuat wajah terlihat lebih rupawan. Itulah mengapa calon pengantin juga disarankan melakukan puasa mutih.

Itulah tata cara puasa mutih 3 hari, larangan, dan juga kegunaannya yang harus diketahui. Lakukan puasa mutih dengan ikhlas, dan niat yang sungguh-sungguh. Jangan sampai menyalahi tata cara puasa mutih yang telah dijelaskan.

Baca Juga  6 Cara Agar Mulut Tidak Bau Saat Puasa yang Bisa Dilakukan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *