6 Sifat Nabi Nuh yang Patut Diteladani Oleh Seluruh Umat Muslim

6 Sifat Nabi Nuh yang Patut Diteladani Oleh Seluruh Umat Muslim

Kisah Nabi Nuh dan bahteranya, pasti sudah diketahui oleh umat muslim. Dalam kisahnya diceritakan mengenai perjuangan Nabi Nuh, untuk menyebarkan kebenaran. Melalui kisah itu juga, dicerminkan bagaimana sifat-sifat baik Nabi Nuh. Berikut 6 sifat Nabi Nuh yang patut diteladani, serta dicontoh oleh seluruh umat muslim:

1. Rendah Hati

Pertama ialah sifat rendah hati, atau jauh dari kata takabur dan sombong. Meski ditunjuk sebagai Nabi, Nabi Nuh tidak pernah menyombongkan statusnya itu. Dirinya tidak merasa lebih diatas orang lain, apalagi sampai berperilaku sombong. Nabi Nuh tetap rendah hati dalam setiap kondisi, termasuk saat sedang menyebarkan agama Allah. Kebanyakan pengikutnya saat itu, merupakan kaum miskin dan tidak berdaya. Nabi Nuh tidak pernah menyombongkan dirinya di hadapan kaumnya, dan tetap bersikap sederhana atau rendah hati.

2. Penyabar

Tidak mudah bagi Nabi Nuh untuk menyebarkan kebenaran, namun dirinya tetap sabar meski melalui hal sulit. Dirinya selalu diledek, dicemooh, dan direndahkan bahkan oleh anaknya sendiri. Nabi Nuh tidak pernah marah atau membalas, sifat sabarnya seperti seluas lautan. Saat membuat perahu pun, Nabi Nuh mendapat ejekan dari para kaum sesat. Dirinya tidak terpengaruh dan tetap bersabar sambil terus membuat perahu. Kesabaran Nabi Nuh membuahkan hasil, dirinya dan seluruh pengikutnya selamat dari siksa Allah yang sangat pedih.

3. Amanah

Nabi Nuh juga selalu amanah dalam menyampaikan pesan Allah untuk manusia lainnya. Tidak ada satu pun wahyu Allah SWT, yang tidak disampaikan oleh Nabi Nuh. Bahkan, Nabi Nuh tetap menyampaikan tentang siksa Allah, sebelum siksa itu benar-benar terjadi. Meski terus diledek dan dianggap sesat, Nabi Nuh terus menyampaikan wahyu tersebut. Sifat amanah nya ini, terus dilakukannya hingga akhir kehidupannya. Dirinya tetap berusaha menyebarkan kebenaran tentang agama Allah SWT, bahkan sebelum dirinya wafat.

Baca Juga  Inilah 6 Tata Cara Ziarah Kubur Sesuai Sunnah Nabi Muhammad SAW

4. Adil

Kebanyakan pengikut Nabi Nuh merupakan kaum miskin, namun dirinya tidak pernah merasa terganggu dengan hal itu. Dirinya tetap adil, dan tidak pernah membedakan siapapun. Ada satu waktu, para kaum kaya ingin mengikut ajaran Nabi Nuh, asalkan Nabi Nuh mau mengusir pengikutnya yang miskin.

Secara tegas Nabi Nuh menolak permintaan tersebut, bahkan Nabi Nuh mengusir kaum kaya yang sombong itu. Dirinya ingin pengikutnya mengikuti ajarannya secara ikhlas, dan dengan hati yang bersih. Tidak ada kedengkian atau iri hati, di dalam kaum yang mengikuti ajarannya.

5. Saleh

Nabi Nuh sangat takut kepada Allah SWT, itulah mengapa dirinya selalu berdoa dan menyembah Allah SWT. Sifat Nabi Nuh yang patut diteladani satu ini, memang harus dicontoh oleh umat muslim di dunia. Meski memiliki status sebagai nabi, Nabi Nuh tidak pernah merasa superior. Dirinya tetap takut akan siksa yang diberikan oleh Allah SWT. Itulah mengapa Nabi Nuh selalu berdoa dan yakin kepada Allah SWT. Sifat saleh Nabi Nuh ini, tentu membuat Allah SWT semakin menyayangi dan mengasihinya.

6. Bijaksana

Selama menuntun para pengikutnya, Nabi Nuh selalu menunjukkan sikapnya yang bijaksana. Sikap bijaksana ini, bertujuan agar pengikutnya bisa semakin yakin dengan agama Allah SWT. Tidak hanya itu, kebijaksanaan Nabi Nuh juga membuat pengikutnya semakin paham tentang ketauhidan dan kebenaran. Sikap Nabi Nuh yang bijaksana ini, membuat beberapa orang juga menjadi pengikutnya.

Keenam sifat Nabi Nuh yang patut diteladani diatas, memang bisa menjadi contoh untuk umat muslim. Umat muslim diharapkan bisa memiliki sifat yang baik dan berakhlak mulia. Tidak hanya seperti Nabi Nuh tetapi juga seperti nabi lainnya.

Baca Juga  7 Mukjizat Para Nabi dan Rasul yang Membuktikan Kuasa Allah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *